Kamis, 07 Mei 2015

IKUTI PELATIHAN GURU KREATIF


IKUTI DAN SEGERA DAFTAR
PELATIHAN GURU SE INDONESIA 
Hari Sabtu dan Minggu, 15-16 Agustus 2015 
 Investasi  Rp. 1.000.000,-/peserta

Mendaftar Bulan Juni Rp. 700.000,-
Mendaftar Bulan Juli Rp. 820.000,-
Mendaftar Bulan Agustus Rp. 900.000,-
Mendaftar 5 hari sebelum tgl 15. Rp. 1000.000,-

FASILITAS :
1. 4 x snack dan 6x makan
2. Villa dengan nuansa alam
3. Sertifikat
4. Peralatan Praktek/Property
5. Buku pedoman guru kreatif

ACARA :
Sabtu 15 Agustus 2015
06.00 - 09.00 : Perjalanan jakarta - Ciawi
09.00 - 10.00 : Snack dan persiapan
10.00 - 12.00 : Pembukaan dan perkenalan

12.00 - 13.00 : Istirahat - makan siang

13.00 - 14.00 : Seminar " Menjadi Guru Kreatif itu Gampang "
14.00 - 15.00 : Workshop I - II ( Pilihan )
15.00 - 15.30 : Snack
15.30 - 17.00 : Workshop III - IV ( Pilihan )
17.00 - 18.00 : Wokshop V ( Gabung )
18.00 - 19.30 : Mandi + Makan malam

19.00 - 20.30 : Talent Show
20.30 - 21.30 : Api unggun
21.30 - 06.00 : Istirahat

Minggu 16 Agustus 2015
06.00 - 07.00 : olah raga bersama
07.00 - 08.30 : Makan pagi & Persiapan
08.30 - 09.45 : Seminar " Psikologi anak dan Perkembanganya"
09.45 - 10.00 : Snack
10.00 - 11.30 : Workshop VI - VII
11.30 - 12.00 : Games

12.00 - 13.00 : Istirahat - makan siang

13.00 - 15.00 : Outbound simulasi
15.00 - 15.30 : Snack
15.30 - 16.00 : Istirahat dan Persiapan Pulang
16.00 - 17.00 : Penutup

17.00 - 19.30 : Perjalanan pulang ke jakarta

KETERANGAN WOKSHOP
Workshop I     : Tips bercerita/mendongeng
                  II   :  Puppet Show / Panggung boneka

                  III : Ballon twis ( Magic Ballon )
                  IV : Edumagic ( Sulap pendidikan/ alat peraga sulap )

                  V  : Belajar Gerak & dan lagu

                 VI  : Kreatif papper/Papper craf
                 VII : Aktifitas Kain Flanel
                 
Pendaftaran hub : 0812 8641 0808 atau melalui BBM 54C1B7B8

Bagi peserta luar kota yang menunggu penerbangan ke esokan harinya akan kembali bermalam dengan  menambah pembayaran 1 malam. dan akan di antar ke bandara ke esokan harinya 

Pendaftara bisa tranfer ke rekening :
BCA no 899-072-332-1
BRI no1127-01-010325-50-0
Atas nama PUJIANTO

PAKET PERTUNJUKAN PANGGUNG BONEKA

Beberapa Paket Hiburan yang bisa anda manfaatkan untuk acara khusus:

1. PANGGUNG BONEKA SHOW

< PAKET STANDAR> RP. 1.000.000 ( Satu Juta Rupiah )
a. Penampilan cerita panggung boneka
b. Hadiah Quiz pertanyaan seputar cerita ( 10 Hadiah hiburan gratis )

< PAKET KEREN > Rp. 1.600.000,- ( Satu Juta Enam Ratus Ribu Rupiah )
a. Penampilan cerita Panggung Boneka
b. Hadiah Quiz pertanyaan seputar cerita ( 20 Hadiah )
c. Fun Games
d. Gratis Ballon Twis untuk 50 anak

< PAKET GOLD> Rp. 3.200.000,- ( Tiga Juta Dua Ratus Ribu rupiah )
a. Penampilan cerita Panggung Boneka
b. Hadiah Quiz pertanyaan seputar cerita ( 30 Hadiah )
c. Fun Games
d. Gratis Ballon Twis untuk 100 anak
e. MC acara

2. EDUMAGIC SHOW
Rp. 850.000,- Sudah termasuk hadiah

3. BALLON TWIS SHOW ( Ballon magic )
Rp. 750.000,-
a. Hiburan Ballon twis show
b. Mendapatkan 120 ballon twis 

Rabu, 15 April 2015

12 KIAT MENJADI GURU KREATIF


Menjadi Guru PAUD/TK harus kreatif, wajib hukumnya, guru yang kreatif akan mudah di sukai oleh anak-anak didiknya, anak akan menempel kaya prangko. sebut saja ani TKA, dia suka banget deket sama bunda sari, bunda sari sih orangnya menyenangkan, serba bisa, bisa cerita, bisa sulap, bisa melukis, bisa bermain games, bisa nyanyi dan banyak lagi yang bunda sari lakukan, aku juga seneng kalau mau pulang di buatkan bunga dari tisu warna merah” sebaliknya andi TK A, tidak mau deket dengan ms sari karena ms sari suka cemberut, bosen ah karena galak, gak mau ajarin menggambar, gak bisa main sulap seperti ms dian. 



Kalau liat cerita di atas maka bisa kita simpulkan bahwa guru yang tidak kreatif tidak disukai anak-anak. kalau guru tidak kreatif maka akan mempengaruhi sekolah juga, mempengaruhi promosi sekolah ( bisa baca di tips promosi sekolah yang efektif ) anak tidak akan tertarik dengan sekolahnya, sekolah di anggapnya sesuatu hal yang membosankan, anak malas melangkah ke sekolah.

Jadilah guru yang kreatif, karena tidak bisa kita pungkiri media diluar sekolah menawarkan segudang kreatifitas, permainan, games yang sangat-sangat menarik.

Melalui berbagai media, gadget seperti HP, Android, playstasion bahkan internet.

Guru harus mempersiapkan diri, membekali diri dengan metode metode yang menarik, agar anak-anak tertarik, saat anak tertarik disitulah guru bisa menyampaikan pelajaran dan pesan karakter.

Usia dini adalah usia bermain bukan usia sekolah maka bermain adalah kebutuhan setiap anak, guru harus menyajikan sebuah kegiatan belajar melalui permainan atau dengan cara bermain. istilah disekolah TK/PAUD bukan belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar tapi belajar melalui atau dengan bermain atau permainan, bukan belajar sambil bermain.

PAUD/TK adalah masa pra- sekolah bukan sekolah yang sebenarnya. anak baru sedang latihan sekolah, latihan bangun pagi, latihan belajar, mengenal hufuf bukan belajar membaca, mengenal angka dan mulai belajar berhitung bukan belajar matematika, jadi tidak ada paksaan untuk bisa membaca, atau menjumlah dan mengalikan angka. anak yang di paksa di pra sekolah maka dalam tingkat SD kelas 3 anak sudah mulai bosen membaca, stress dan tidak sedikit membrontak. seharusnya guru PAUD bisa menemukan metode yang lain untuk mengajar membaca dan berhitung. bukan di paksa disiplin tapi diajar untuk belajar disiplin, carilah metode yang kreatif untuk mengajar anak usia dini agar anak akan merasa senang didunianya. ingat anak usia dini itu akan melakukan apa yang dia lihat dan menirukan apa yang dia dengar, sedangkan guru di gugu lan di tiru ( di ikutin dan di tirukan ) jadi belajarlah kreatifitas yang baik dan miliki karakter yang baik pula agar anak akan meniru yang baik.

BAGAIMANA MENGAJAR KAN CALISTUNG PADA ANAK USIA DINI 

1. Lewat permainan, tebak huruf, tebak angka, tebak warna, tebak
    bentuk dan lainya 

2. Tebalkan Hufuf dan angka

3. Melihat suku kata bukan di eja, misalnya kuda, bukan di eja
    K-U = KU dan D-A = DA tapi , KU dan DA kuda, dan berilah 
    gambar kuda.

4. Lengkapi huruf yang hilang, misalnya KU_A atau AN_SA dan  
    lain lain.

5. Tempelkan huruf,angka, warna bentuk yang cocok

6. Hitunglah benda di sekitar anak

(Selanjutnya bisa buat kegiatan Outbound Kalistung)

Ciri-ciri guru kreatif:

1. Mengerti dan sadar kalau dilrinya adalah seorang guru
Guru yang yang tidak sadar kalau dirinya adalah seorang guru maka akan cenderung acuh dengan profesinya, tidak dan cenderung tidak memiliki tujuan ke depan

2. Mau melangkah dan terus mencoba hal yang baru
Langkahnya tidak akan berhenti sampai menemukan hal yang baru, dia akan terus mencoba dan mencoba. kegagalan bagi dirinya adalah momen yang berharga untuk mencapai kesuksesan

3. Tidak gampang puas
Kepuasanya adalah ketika melihat anak didiknya kreatif

4. Terus belajar
Belajar dari berbagai media, literature, alam, tempat wisata bagkan dari teman, anak didik dan semua yang di lihat adalah sesuatu yang penting untuk di pelajari.

5. Tidak malu (Muka tebal hati suci )
Seakan akan urat malunya putus, tidak kenal malu saat didepan murinya, muka tebal hati suci artinya tidak punya malu untuk memberikan contoh, mengajar anak dan memiliki hati yang tulus serta ikhlas

BAGAIMANA MENJADI GURU YANG KREATIF

1. Memiliki Motifasi yang benar

Apa motifasi anda memilih menjadi guru PAUD? nah kenapa harus saya tanyakan begitu, karena motifasi andalah yang akan menjadi modal dasar untuk menjadi guru PAUD yang kreatif.

Untuk menjadi guru PAUD yang kreatif membutuhkan motifasi yang benar, karena dari motifas andalah akan terlihat apakah anda sungguh atau tidak dalam menjalankan profesi anda.

Selanjutnya silahkan Pilih Paket E-book di bawah ini;
  • Profesi Guru
  • Kompentensi guru
  • Strategi pembelajaran
  • 50 Permainan untuk anak TK/PAUD
  • Membuat aktifitas dengan ballon
  • Membuat aneka boneka jari
  • Tips mempromosikan sekolah yang efektif
  • 35 Tanya jawab tentang kenakalan anak
·    Makanan yang mencerdaskan bagi anak usia dini

hubungi sms 0812-8641-0808 atau 

Kamis, 12 Maret 2015

BONEKA KARAKTER HHK

Boneka holy  rp. 60.000,- diskon 40%
Pesan melalui sms 0812 8641 0808 

Boneka Kela  rp. 60.000,- diskon 40%
Pesan melalui sms 0812 8641 0808

Boneka Kuma  rp. 60.000,- diskon 40%
Pesan melalui sms 0812 8641 0808

Boneka Shumi  rp. 60.000,- diskon 40%
Pesan melalui sms 0812 8641 0808
Boneka Shumo  rp. 60.000,- diskon 40%
Pesan melalui sms 0812 8641 0808

Rabu, 11 Maret 2015

MANFAAT BERMAIN BONEKA



Hampir semua anak-anak menyukai boneka khususnya anak perempuan,
Boneka bagi anak-anak bisa menjadi sahabat atau teman bermain.
Boneka adalah karakter yang mewakili makhluk hidup yang dapat diajak berkomunikasi dan memerlukan perhatian serta kasih sayang . Boneka adalah mainan yang dapat mengasah perkembangan emosional anak. Anak bisa memeluk , membelai atau mengajak bicara bonekanya .
Boneka juga dapat memberi dukungan sosial pada anak, bagi anak boneka dapat menjadi pelipur dan teman pada saat iya sedih, atau ketika iya sakit. Pada umumnya boneka sangat digemari anak-anak usia 2 tahun. dengan boneka anak-anak bisa berimajinasi, bermain peran. Ia akan berpura-pura jadi seseorang dan boneka adalah mainan yang sesuai untuk melengkapi kemampuannya.
Apa manfaat main boneka bagi perkembangan anak-anak.

1. Meningkatkan Keterampilan Berbahasa
Dengan boneka anak akan belajar berbicara, biasanya anak mulai mengajak boneka bercicara seolah-olah boneka dapat memahami bahasanya. Saat berbicara dengan boneka anak akan mengeluarkan ide-ide dan pemikirannya secara bebas sehingga melatih keterampilan menggunakan bahasa untuk berkomunikasi.

2. Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus
Dengan bermain boneka akan melatih ketrampilan motorik halus karena anak akan melibatkan gerakan-gerakan jarinya misalnya saat memberi makan, memberi botol susu, mengganti pakaian boneka, dan aktivitas bermain boneka lainnya.

3. Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar
Bermain boneka juga melibatkan keterampilan motorik kasar karena melibatkan gerakan tangan, lengan, dan kaki misalnya saat menggendong boneka, memindahkan atau mengambil barang-barang keperluan boneka.

4. Meningkatkan Keterampilan Sosial
Dengan bermain boneka anak-anak akan berkelompok dan memainkan boneka secara bersama-sama. Anak akan saling berdiskusi membahas aktivitas dengan boneka masing-masing. Kadang-kadang anak-anak tersebut menyusun sebuah skenario peran masing-masing boneka untuk dimainkan bersama. Tidak jarang pula anak akan membuka komunikasi dengan ibu mengenai kondisi bonekanya.

5. Melatih Kemandirian
Anak-anak lebih suka merawat sendiri bonekanya tanpa bantuan orang lain sehingga melatih kemandirian beraktivitas. Anak-anak juga kadang disibukan oleh bonekanya sehingga ia tidak perlu ditemani bermain. Ibu dapat melakukan aktivitas lain sambil tetap mengawasi






Ditulis kembali oleh : kak pujianto dari berbagai sumber

Senin, 23 Februari 2015

Jago membaca

Prestasi dan kemampuan manusia tergantung apa yang dimasukan ke otaknya, lewat mendengar, melihat dan membaca. Otak yang besar, IQ yang tinggi, jika tidak dimasukan informasi juga tidak berfungsi apa apa, ibarat komputer canggih tetapi tidak di instal program apa-apa, dan tidak berfungsi selain sebagai hiasan meja.

Buku Jago membaca tanpa mengeja ini merupakan cara belajar mengenal kata dengan metode melihat gambar.
Metode ini mudah di ikuti karena anak usia dini mengerti gambar tersebut, hanya belum tahu tulisanya.

Banyak gambar  yang ada di sekitar  dunia anak dan anak mengenalnya, sehingga akan memudahkan anak mengenal kata dan tulisanya, sehingga membaca menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Dengan latihan yang rutin, maka anak akan cepat bisa membaca.
JAGO MEMBACA  HANYA Rp. 70.000,- 




Kamis, 19 Februari 2015

MENDONGENG UNTUK ANAK USIA DINI

Pernahkah anda membaca atau mendengar sebuah ungkapan ” Seorang Guru yang tidak bisa bercerita, ibarat orang yang hidup tanpa kepala”. Bercerita bagi guru adalah salah satu kemampuan yang wajib dimiliki atau di kuasai.


Bercerita bagi guru adalah sebuah cara atau metode yang efektif untuk menyampaikan pesan atau menularkan sebuah pengetahuan bagi anak-anak atau murid dan akan diterimanya dengan senang hati.

Dibutuhkan banyak cerita-cerita yang khusus ditunjukan untuk anak usia dini yang ditulis dari para praktisi pendidikan tersebut atau para penulis cerita yang kompeten di bidangnya agar cerita yang disampaikan mengena pada sasaran bahkan seharusnya cerita yang dibuat secara khusus didasarkan pada material kurikulum pengajaran pada pendidikan AUD yang berlaku, karena pada kenyataanya jarang sekali ditemukan panduan-panduan praktis tersebut padahal pedoman-pedoman tersebut sangatlah dibutuhkan oleh tenaga pendidik di seluruh Nusantara.

Tidak bisa kita pungkiri Pada umumnya banyak guru AUD yang masih terbatas pengetahuannya tentang metode bercerita. padahal pendidikan anak usia dini sangatlah identik dengan cerita/mendongeng, anak usia dini sangatlah menggemari cerita atau dongeng, bagi pendidikan anak usia dini cerita/dongeng sangatlah efektif untuk mengajar dan memberikan pesan karakter. Mengapa demikian, dengan metode cerita maka yang pertama pesan akan lebih berkesan daripada nasehat murni, sehingga pada umumnya cerita terekam jauh lebih kuat dalam memori manusia. Seperti contoh cerita-cerita yang kita dengar dimasa kecil masih bisa kita ingat secara utuh sampai kita dewasa. Kedua, melalui cerita manusia diajar untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui.

Pengertian Cerita, Dongeng dan Metode Bercerita

Cerita adalah rangkaian peristiwa yang disampaikan, baik berasal dari kejadian nyata (non fiksi) ataupun tidak nyata (fiksi).

Kata Dongeng berarti cerita rekaan/tidak nyata/fiksi, seperti: fabel (binatang dan benda mati), sage (cerita petualangan), hikayat (cerita rakyat), legenda (asal usul), mythe (dewa-dewi, peri, roh halus), ephos (cerita besar; Mahabharata, Ramayana, saur sepuh, tutr tinular). Jadi kesimpulannya adalah “Dongeng adalah cerita, namun cerita belum tentu dongeng”.

Metode Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan antara bercerita dengan metode penyampaian cerita lain adalah lebih menonjol aspek teknis penceritaan lainnya. Sebagaimana phantomin yang lebih menonjolkan gerak dan mimik, operet yang lebih menonjolkan musik dan nyanyian, puisi dan deklamasi yang lebih menonjolkan syair, sandiwara yang lebih menonjol pada permainan peran oleh para pelakunya, atau monolog (teater tunggal) yang mengoptimalkan semuanya. Jadi tegasnya metode bercerita lebih menonjolkan penuturan lisan materi cerita dibandingkan aspek teknis yang lainnya.

Manfaat Cerita

Menurut para ahli pendidikan bercerita kepada anak-anak memiliki beberapa fungsi yang amat penting, yaitu: 

1. Membangun kedekatan emosional antara pendidik dengan anak

2. Media penyampai pesan/nilai moral dan agama yang efektif

3. Pendidikan imajinasi/fantasi

4. Menyalurkan dan mengembangkan emosi

5. Membantu proses peniruan perbuatan baik tokoh dalam cerita

6. Memberikan dan memperkaya pengalaman batin

7. Sarana Hiburan dan penarik perhatian

8. Menggugah minat baca

9. Sarana membangun watak mulia

BERCERITA UNTUK ANAK USIA DINI

Sebelum bercerita, Guru AUD harus memahami terlebih dahulu tentang cerita apa yang hendak disampaikannya, tentu saja disesuaikan dengan karakteristik anak-anak usia dini. Agar dapat bercerita dengan tepat, guru AUD harus mempertimbangkan materi ceritanya. dan pemilihan cerita antara lain ditentukan oleh :

1. Pemilihan Tema dan judul berdasarkan usia anak.

Charles Buhler Seorang pakar psikologi pendidikan mengatakan bahwa anak hidup dalam alam khayal. Anak-anak menyukai hal-hal yang fantastis, aneh, yang membuat imajinasinya “menari-nari”. anak usia 4 tahun sangatlah menyukai donngeng seperti fabel dan horor, seperti: Si wortel, Tomat yang Hebat, Anak ayam yang Manja, kambing Gunung dan Kambing Gibas, anak nakal tersesat di hutan rimba, cerita nenek sihir, orang jahat, raksasa yang menyeramkan dan sebagainya. sedangkan pada usia 4-8 tahun, anak-anak menyukai dongeng jenaka, tokoh pahlawan/hero dan kisah tentang kecerdikan, seperti; Perjalanan ke planet Biru, Robot pintar, Anak yang rakus dan sebagainya. Pada usia 8-12 tahun, anak-anak menyukai dongeng petualangan fantastis rasional (sage), seperti: Persahabatan si Pintar dan si Pikun, Karni Juara menyanyi dan sebagainya